Ramadhan telah datang Sya’ban dan Rajab telah berlalu. Dua bulan tersebut telah Allah siapkan untuk kita sebagai ajang latihan menyambut bulan ‘jihad’ sesungguhnya, yaitu Ramadhan yang diberkahi. Maka sepatutnya lah kita sebagai umat Islam menyambutnya gegap gempita. Selayak menerima kedatangan tamu agung luar biasa. Jikalau pejabat saja datang ke suatu tempat dipersiapkan dengan seksama dan sebagus mungkin, maka seharusnya dalam menyambut Ramadhan harus lebih dari itu. Karena ia lebih agung dari pejabat mana pun, sekalipun seorang presiden. Karena presiden pun menyambutnya dengan penuh hormat. Betapa agungnya bulan tersebut, bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan tidak saja membawa keberkahan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi bagian kebahagiaan tersendiri bagi umat lain. Karena di bulan inilah seruan untuk menjalin silaturahim antar sesama umat manusia digaungkan. Di bulan inilah kebaikan ditabur hingga pelosok negeri. Di bulan inilah kebersamaan antar umat manusia digemakan. Maka tidak salah jika bulan Ramadhan tidak saja dijadikan bulan kegembiraan bagi umat Islam, tetapi menjadi bulan kedamaian bagi umat lain. Maka bersama lah kita menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan kebersamaan antar umat manusia. Dengan menebarkan kedamaian, silaturahim, kebajikan dan solidaritas terhadap sesama.
Dengan menyadari betapa agungnya bulan Ramadhan, maka kami selaku Lembaga Dakwah Kampus Nasional SALAM Universitas Indonesia, menyerukan:
- Seruan Kebaikan
Ramadhan adalah bulan yang bertabur kebaikan. Maka kami menyerukan kepada seluruh sivitas kampus Universitas Indonesia untuk menebar kebaikan dengan cara saling berbicara baik (qoulun ma’rufun), selalu mengajak kepada kebaikan (ta’muruna bil ma’ruf), dan saling berhubungan yang baik (mu’syarah bil ma’ruf). Seruan ini bertujuan untuk terus menjaga silaturahim antar sivitas kampus UI. Tidakkah kita berbahagia ketika kehidupan di kampus ini harmonis. Antar sesama kita, birokrat, dosen, karyawan, mahasiswa, pedagang kantin, tukang ojek, pak sopir bikun. Semua saling menyapa dengan kasih sayang. Mahasiswa tidak kesulitan kuliah karena bayaran. Dosen dan karyawan tidak kesulitan mencari nafkah karena gaji. Tidak ada yang saling mengambil keuntungan. Tidak ada yang saling mengumpat. Tidak ada yang saling ini dan itu. Betapa indah kampus ini jika yang diserukan adalah kebaikan. Ayo, mari bersama-sama kita serukan kebaikan (ma’ruf).
- Saling Menghormati
Kami menyerukan kepada mereka yang tidak menjalani ibadah puasa, baik karena alasan syar’i (sakit, wanita datang bulan, uzur, atau bekerja keras, dll) atau umat beragama lain, untuk menghormati mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa dengan tidak makan dan minum atau merokok di tempat umum selama ibadah puasa berlangsung. Juga bagi para penjual makanan dan minuman untuk memperhatikan adab selama bulan Ramadhan. Seruan ini untuk menjaga keharmonisan dan kebahagiaan di bulan yang mulia ini. Mohon dimaklumi.
- Teladan Mahasiswa Baru
Bulan Ramadhan kali ini sungguh sangat spesial bagi seluruh sivitas kampus. Karena di bulan ini datang semangat dan jiwa-jiwa baru yang akan menghiasi kampus ini dengan berjuta prestasi. Mereka ibarat benih yang baru saja ditanam, siap untuk disirami dengan air didikan dan dipupuki dengan pengetahuan. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada para kakak kelas, dosen, karyawan dan seluruh sivitas kampus untuk memberikan teladan yang baik bagi mahasiswa baru. Ramadhan merupakan momen yang sungguh sangat pas bagi kita menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Mereka membutuhkan contoh yang baik untuk diikuti. Maka tanggung jawab kita untuk menuntunnya.
- Memperbaiki Akhlak dengan Memperhatikan Pakaian
Bulan Ramadhan merupakan bulannya taubat dan istighfar. Perbanyaklah mengingat Allah agar semakin tentram hati-hati kita. Bulan inilah bagi diri-diri yang dhoif (lemah) meminta ampunan dan memperbaiki akhlak. Sungguh banyak kisah di bulan ini yang menjadi titik balik bagi mereka yang merasakan kenikmatan mendekat kepada Rabb Sang Pencipta. Yang memiliki Asmaul Husna (nama-nama Allah) dan Arasy (singgasana) yang Agung. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada segenap rekan-rekan mahasiswa/I dan sivitas Universitas Indonesia untuk sama-sama kita memperbaiki akhlak. Membenahi cara berpakaian kita menjadi lebih sopan dan beradab. Hindari pakaian yang mengumbar aurat. Terlebih bagi kaum Hawa (wanita). Allah telah menganugerahkan keindahan kepada kalian. Maka sempurnakan keindahan tersebut dengan akhlak yang indah pula. Rasulullah berkata, itulah perhiasan dunia.
- Hentikan Kemaksiatan di Lingkungan Kampus
UI merupakan salah satu kampus terbaik di negeri ini. Menjadi panutan dan harapan bagi seluruh komponen masyarakat. Tetapi sayang, cukup sering kampus ini dijadikan tempat untuk berbuat mesum oleh mereka yang tidak bertanggung jawab. Kebanyakan dari mereka justru orang luar yang tidak punya hubungan apapun dengan kampus ini. Sepanjang jalan protokol UI, hutan asrama, pinggir danau balairung atau asrama, halte-halte bis kuning, atau sekitar stadion. Sungguh sangat ironi. Walau satpam UI kerap kali turun tangan, tetapi tetap tidak membuat perilaku amoral ini berkurang. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada segenap sivitas, wabil khusus bapak-bapak satpam yang kita hormati untuk menindak dengan tegas para pelaku amoral di lingkungan kampus tercinta ini. Ketegasan ini untuk menjaga citra UI dari hal-hal yang negatif di masyarakat. Bukan hanya saat bulan Ramadhan, tetapi bulan-bulan berikutnya.
- Solidaritas Dunia Islam
Umat Islam merupakan umat yang satu. Di mana pun ia berada, di timur, di barat, di utara maupun di selatan semuanya satu tubuh. Tidak ada yang dapat memisahkannya. Karena Islam tidak mengenal tapal batas negara, nasionalisme sempit atau kesuku-sukuan (chauvinisme) . Ramadhan merupakan bulan pemersatu. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada segenap umat Islam di kampus ini dan seluruh kaum muslimin dimana pun berada untuk merapatkan barisan, dan tetap mendukung perjuangan umat Islam yang masih mengalami penindasan di mana pun mereka berada. Terlebih bagi umat Islam yang berada di tanah dan masjid suci ketiga, Palestina (Masjidil Aqsha). Masukkan mereka dalam do’a-do’a kita, sertai mereka dalam memori kita. Semoga Allah mengabulkannya, amin..
- Saling berbagi
Tentu kita tidak lupa, bahwa segala nikmat yang diberikan kepada kita ada hak-hak orang lain yang harus kita tunaikan. Maka sungguh Ramadhan merupakan momen yang luar biasa untuk menunjukkan rasa kepedulian kita terhadap sesama. Maka kami menyerukan agar selama Ramadhan ini, hiasi hari-hari kita dengan saling berbagi. Keberkahan Ramadhan bukan untuk umat Islam saja, tetapi bagi segenap manusia di bumi ini.
- Kebersamaan antar sivitas
Kesempatan yang sangat baik bagi seluruh komponen kampus untuk berkumpul bersama bersilaturahim mengungkap kebahagiaan. Sebagai wujud syukur atas nikmat kebersamaan yang telah diberikan kepada keluarga besar UI. Maka kami menyerukan kepada seluruh sivitas UI, untuk terus menjalin kebersamaan di bulan suci Ramadhan dengan mengadakan Ifhtor atau Buka Puasa Bersama. Setelah Ramadhan dengan mengadakan Silaturahim sivitas kampus. Silaturahim ini bertujuan untuk menunjukkan karakter kebersamaan UI sebagai keluarga besar kampus.
Demikian 8 (Delapan) butir SERUAN RAMADHAN 1429 H SALAM UI ini kami serukan. Dengan segenap harapan agar dapat menambah kekhusyukan dalam menjalankan ibadah Ramadhan 1429 H. Kita sama-sama menginginkan agar Ramadhan di kampus Universitas Indonesia ini berkesan dan membawa dampak positif bagi perubahan diri, bangsa dan negara. Karena di kampus inilah harapan itu diletakkan, sebagai amanat rakyat bagi kesejahteraan Indonesia. Semoga Allah memberkahi dan meridhoi usaha-usaha kita. Amin.
Wabillahi Taufik Wal Hidayah,
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Atas nama,
LDK Nasional SALAM UI Dekade 1
8 Seruan Ramadhan 1429 H ini dikeluarkan oleh Sekjen SALAM UI bekerja sama dengan Panitia PERAK (Pelita Ramadhan Kampus) 1429 H, Humas SALAM UI, Med-C SALAM UI, BMS SALAM UI dan Dept. Syiar Pesona SALAM UI.







